Minggu, 29 Oktober 2023

LDII Bangkalan Gelar Shalat Istisqa, Wujud Ikhtiar di Musim Kemarau

*LDII Bangkalan Gelar Shalat Istisqa, Wujud Ikhtiar di Musim Kemarau*

Akibat kemarau berkepanjangan, DPD LDII Bangkalan menggelar Shalat Istisqa di Masjid Agung Aulia, Kamal, Jumat siang (27/10). Shalat istisqo diikuti pengurus DPD, ratusan santri Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Royan Al-Manshurin dan warga sekitar.

Terlaksananya shalat ini atas dasar Surat Edaran dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang mengajak ormas Islam di seluruh Jawa Timur untuk menggelar salat Istisqa, agar hujan segera turun. Diketahui, kemarau panjang yang masih terjadi sampai saat ini di beberapa wilayah di Jawa Timur menimbulkan dampak kekeringan.


Ketua PPPM Royan Al-Manshurin H. Bambang Harianto, MM mengungkapkan beberapa bulan ini Bangkalan dilanda panas tanpa turunnya hujan, khususnya di Kamal. Maka salah satu ikhtiarnya dengan menggelar shalat istisqa, agar segera turun rahmat Allah berupa hujan.

"Shalat istisqa ini termasuk bentuk ibadah kepada Allah SWT dan salah satu upaya dalam memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang penuh barokah," ungkap Bambang.


Ia menyebutkan, salat Istisqa juga merupakan bentuk munajat hambanya kepada Allah SWT agar dampak panas berkepanjangan ini bisa berkurang, "Manusia tidak bisa berbuat apa-apa tanpa adanya izin dan ridha dari Allah SWT, maka perlunya kita bermunajat, minta do'a yang banyak, agar kita bisa segera merasakan rahmat hujan," harapnya.

Sementara itu Dewan Penasehat DPD LDII Bangkalan H. Abdul Razak dalam sambutannya mengatakan shalat Istisqa ini harus dijadikan sebagai momentum untuk muhasabah diri. Maka, ia mengajak agar bisa menginstropeksi dan memperbaiki hubungan kepada Allah SWT.

“Ambil hikmahnya dari cuaca panas ini, kemudian ditingkatkan lagi ibadahnya dan perbanyak doa pertolongan. Sehingga semuanya itu bisa menjadi jalan agar Allah SWT membuka dan memberi pintu rahmatNya dalam bentuk air hujan. Yang awalnya diberikan kesulitan berupa cuaca panas, akhirnya Allah SWT mengganti dengan kemudahan berupa hujan," ujarnya.

Minggu, 01 Oktober 2023

Buka FAS LDII, Kemenag Bangkalan: Ikhtiar LDII Wujudkan Generasi Sholeh

*Buka FAS LDII, Kemenag Bangkalan: Ikhtiar LDII Wujudkan Generasi Sholeh*
Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan H. Sulaiman, S. Ag, M. Pd. I
mengatakan tidak ada satupun yang menjamin seorang anak kelak bisa menjadi anak sholeh. Ia berpesan agar orang tua rajin berikhtiar dan berdoa untuk mewujudkan hal itu.

Hal tersebut dikatakan Sulaiman saat membuka kegiatan Festival Anak Sholeh & Bazaar yang digelar DPD LDII Kabupaten Bangkalan di halaman Masjid Sabilul Muttaqin, Junok, Bangkalan, pada Minggu (1/10).

"Salah satu ikhtiarnya dengan mengadakan kegiatan ini. Bahkan jika boleh saya bilang, FAS menjadi salah satu pendidikan atau pembinaan paling tepat dan bisa diandalkan," kata Sulaiman.

Mewakili Kemenag Bangkalan, Ia juga mengapresiasi kegiatan ini karena mencerdaskan anak bangsa adalah tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat. "Kami sangat mengapresiasi apabila masyarakat yang bergotong-royong dengan swadana dan usahanya, dengan tujuan mewujudkan generasi yang lebih religius. Harapannya dari sini bisa terlahir anak didik yang sholeh dan berguna bagi bangsa dan agama," ujarnya.

Untuk mendukung Generasi Emas 2045 kedepan, Sulaiman menambahkan Kemenag memiliki visi misi pendidikan nasional yaitu mewujudkan generasi beriman bertaqwa dan beraklaqul karimah. Menurutnya, hal ini sudah sesuai dengan motto kegiatan FAS LDII tahun ini. 

"Secara tidak langsung, kegiatan ini sebagai wujud LDII dalam melahirkan generasi unggul dan berakhlaqul karimah. Inilah yang dimaksud Generasi Emas dan diharapkan pemerintah nanti di tahun 2045," harapnya.

Diketahui, Kemerdekaan Indonesia genap berusia 100 tahun pada tahun 2045 nanti. Di tahun itulah disebut sebagai tahun generasi emas. Ketika mencapai usia 100 tahun, diharapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, sejahtera, berbudaya, modern, dan tentu beradab yang didasari oleh nilai-nilai agama.

Dalam kesempatan yang sama, pengurus LDII Bangkalan Achmad Sahru Romadhon mengatakan tujuan diadakannya FAS untuk mencetak generasi yang unggul dan berakhlaqul karimah, sekaligus mendukung delapan klaster program pengabdian LDII untuk bangsa, yakni bidang kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi dan energi baru terbarukan. Salah satu program yang ditonjolkan pada kegiatan ini adalah bidang pendidikan dan dakwah. 

"Tujuan untuk menanamkan iman dan takwa, mengembangkan bakat pada generus untuk tampil di muka umum. Selain itu, harapannya kelak generus tidak hanya memiliki keahlian dunia tapi juga agamanya," ujarnya.
Untuk acara FAS tahun 2023 ini, LDII Bangkalan menggelar berbagai jenis perlombaan untuk tingkat PAUD, TK, dan SD. Diantaranya lomba mewarnai, lomba cerdas cermat, lomba da'i atau pildacil, dan lomba adzan.

Acara FAS kali ini mengusung tema “Meneladani Sikap Nabi Muhammad SAW untuk Membentuk Generasi Yang Unggul dan Beraklaqul Karimah”. Kegiatan ini diikuti oleh peserta perwakilan dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kabupaten Bangkalan.